Dasar Penting Olahraga Lari Untuk Pemula

Walaupun dikatakan sebagai olahraga yang termudah, tapi lari masih tetap membutuhkan trick dan tehnik khusus supaya faedah lari dapat didapat dengan optimal dan meminimalisir resiko cidera. Kadang, timbulnya rasa capek terlalu berlebih sesudah lakukan olah fisik lari atau jogging bukan disebabkan karena intensif lari yang melewati kesiapan, tetapi karena tehnik lari atau penyiapan yang kurang tepat.

Dasar Penting Olahraga Lari Untuk Pemula

Lantas apa saja factor yang penting diamati supaya olahraga lari jadi aktivitas yang berguna sekalian membahagiakan. Penyiapan: Sepatu, Baju dan Pemanasan
Siapkan keadaan fisik yang bagus dan perlengkapan simpatisan saat sebelum lari. Salah satunya dengan:

Makan Saat Sebelum Olahraga

Sekitaran 1 jam saat sebelum mengawali olahraga lari, dianjurkan konsumsi minuman atau makanan yang memiliki kandungan karbohidrat, misalkan Ini penting terlebih bila jarak lari Anda lebih dari 6 km, tetapi bila lari singkat dan tidak memiliki jarak jauh, konsumsi minuman atau makanan enteng telah cukup buat memberikan energi.

Pemanasan

Untuk kurangi resiko cidera, kerjakan pemanasan minimal lima menit pada jalan kaki enteng, jalan pada tempat, atau turun naik tangga.
Gunakan sepatu olahraga Anda mulai bisa lari dalam tempat perumahan, mengelilingi taman, atau di atas treadmill. Sebagai pemula, lari sepanjang 5-10 menit bisa menjadi sasaran durasi waktu yang pas untuk diraih. Janganlah lupa kenakan sepatu yang nyaman dan pas dengan berolahraga lari, dan sesuai ukuran kaki.

Gunakan Baju Olahraga

Gunakan baju olahraga yang nyaman. Untuk wanita, dapat memakai bra khusus untuk Anda tak perlu beli baju olahraga secara eksklusif. Celana olahraga panjang atau pendek, dan kaos yang tidak besar atau tidak begitu ketat menjadi opsi yang nyaman. Penyiapan yang bagus akan meminimalisir resiko cidera dan jadikan fisik Anda lebih siap lari.

Gabungkan Lari dan Jalan Kaki

Dapatkan bentuk badan lari yang tidak mengada-ada. Awalannya lumrah jika berasa kaku, tetapi sesudah semakin terlatih, badan akan sesuaikan secara alami. Watak badan dan rutinitas setiap orang berbeda, menjadi lebih baik dapatkan style Anda sendiri.

Mulai Dengan Jalan Kaki

Bila Anda telah lama tidak olahraga dan ingin mulai aktif kembali, jalan kaki menjadi permulaan yang akurat. Sesudah jalan kaki sepanjang 30 menit tanpa masalah, Anda bisa coba menukar jalan kaki dengan lari perlahan, selanjutnya dikit demi sedikit tambah kecepatan sampai berasa nyaman.

Dimulai Dari Jarak Dan Durasi Waktu Pendek

Sebagai pemula, jauhi lari terlampau jauh atau kelamaan karena beresiko mengakibatkan ce Mulai dalam jarak dan durasi waktu pendek yang selanjutnya terus dipertingkat. Tersengal-sengal sesudah lari bisa saja pertanda jika Anda lari terlalu berlebih.

Lari Dengan Status Yang Betul

Condongkan badan sedikit di depan dengan tangan mengepal membuat pojok. Saat lakukan olahraga lari, lebih bagus tapakkan ujung kaki atau jemari kaki dibandingkan bertopang pada tumit.

Kurangi Penekanan

Jauhi melonjak untuk kurangi penekanan pada persendian dan lutut.

Memfokuskan berat badan

Lemaskan badan sisi atas karena badan yang kaku malah membuat lari Anda makin lamban. Fokuskan berat badan pada sisi tengah.

Bernapas Secara Benar

Bernapaslah dengan tehnik yang bagus. Hisap udara lewat hidung, penuhi ruangan di paru-paru, selanjutnya bebaskan lewat mulut yang sedikit terbuka. Menarik napas dari mulut beresiko mengakibatkan beragam debu atau object asing masuk ke aliran pernafasan. Seorang pelari Olimpiade merekomendasikan supaya pelari pemula ambil interval untuk jalan kaki 5-10 detik setiap menit. Menurut dia, jalan kaki di selang lari menjadi cross-training yang bagus. Bersamaan semakin kerap lakukan olahraga lari, otot dan persendian kuat, karena itu rasio jalan dan lari menjadi semakin jarang-jarang.

Bila dilaksanakan dengan teratur, dalam kurun waktu 6 bulan, Anda peluang dapat lari jarak jauh. Gabungan lari dan jalan dapat menolong menahan kecapekan dan cidera, dan membuat Anda lebih rileks lakukan olahraga lari. Sementara dalam sebuah tehnik olahraga lari lain, dianjurkan untuk lari sepanjang 15 detik dan jalan kaki sepanjang 45 detik yang diulangi sampai sejauh 30 menit. Sesudah Anda terlatih lari, lama-lama Anda akan kurangi waktu bergulir kaki dan tingkatkan durasi waktu lari.

Panduan Penting Lain

Ada beberapa hal yang lain kerap disangka tidak penting, tetapi malah bisa tentukan stabilitas seorang lari. Beberapa hal ini kemungkinan bisa menolong Anda mengawali olahraga lari:

Membuat catatan

Jika dirasakan perlu, Anda bisa menulis durasi waktu dan jarak yang Anda menempuh setiap kali lari untuk membuat gagasan lari di depan dan mengawasi perubahan dan stamina Anda.

Tergabung komune

Dapatkan rekan atau barisan yang suka lari hingga Anda terus akan terpacu dari hari ke hari. Bila memungkinkannya, dapatkan rekan dengan kekuatan yang lebih kurang sama dengan agar bisa sama-sama memperkuat.

Memenuhi keperluan cairan

Konsumsi cukup air mineral untuk penuhi keperluan cairan dan menahan dehidrasi saat lari.

Tentukan sasaran

Sebagai pemula yang ingin stabil, lari sepanjang 3 hari dalam seminggu telah sebagai sasaran yang cukup saat sebelum tingkatkan frekwensi. Disamping itu, bila Anda lari setiap hari sepanjang seminggu, seharusnya kasih waktu satu hari supaya otot Anda bisa istirahat.
Sesuaikan waktu makan Makanan berat seharusnya dimakan minimal 1 sampai 1,5 jam saat sebelum lari.

Dengarkan musik

Untuk beberapa orang, olahraga lari sekalian dengarkan musik benar-benar membahagiakan dan tingkatkan semangat. Tetapi, yakinkan jalur lari Anda di tempat yang aman. Untuk kenyamanan dan keselamatan, bila jalur lari lewat jalan raya yang banyak dilalui kendaraan, jauhi dengarkan musik.
Lari perlahan di permulaan Sebagai pemula, jauhi lari secara cepat karena malah mengakibatkan badan gampang capek.

Cari jalur baru

Bila dirasakan menjemukan, Anda bisa menukar jalur lari ke arah tempat lain, seperti ke taman yang lebih jauh dari rumah. Tetapi yakinkan tempat itu gampang dijangkau supaya Anda tidak malas untuk pergi.

Lakukan pendinginan

Kerjakan pengenduran, khususnya otot kaki, sesudah lari. Kerjakan status seperti menggerakkan tembok dengan 1 kaki di muka dan satu kaki ada di belakang. Langkah lain, tekuk lutut ke belakang sampai tumit melekat pada pantat. Tukar dengan kaki satunya. Tahan setiap pergerakan atau status sepanjang 15-20 detik. Pendinginan ini dibutuhkan untuk turunkan frekwensi detak jantung.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *